Jumat, 30 September 2016

Pesantren Menjadi Kedok Penipuan Kanjeng Dimas

Selengkapnya baca di sini.

Guru Besar Padepokan Dimas Kanjeng diduga terlibat kasus penipuan dan pembunuhan terhadap dua bekas pengikutnya, Ismail dan Abdul Gani. Polri menyebut kedua perkara ini masih dalam proses penyidikan. Berita yang berkaitan dengan "Pesantren Menjadi Kedok Penipuan Kanjeng Dimas" dapat anda simak pada artikel berikut.

Nasional
Kamis, 29 September 2016 - 17:28 wib
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tidak percaya dengan modus yang serupa.
Jatim
Kamis, 29 September 2016 - 20:30 wib
Eksekutor pembunuh Abdul Gani, salah satu pengikut Kanjeng Dimas Taat Pribadi diberi upah Rp300 Juta.
Nasional
Jum'at, 30 September 2016 - 07:03 wib
Mereka melakukan berbagai ritual yang sulit diterima akal sehat.
Nasional
Jum'at, 30 September 2016 - 06:31 wib
Masyarakat harus kritis kepada hal-hal yang baru atau di saat berhadapan dengan orang baru.
Nasional
Jum'at, 30 September 2016 - 11:36 wib
Guru Besar Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi diduga terlibat kasus penipuan dan pembunuhan terhadap dua bekas pengikutnya.
Jatim
Jum'at, 30 September 2016 - 11:55 wib
Kemudian uang tersebut dimasukkan ke dalam bungker yang berada di sekitar Padepokan Dimas Kanjeng.
Jatim
Jum'at, 30 September 2016 - 11:48 wib
Bila sidang dipaksakan digelar di Surabaya hanya akan membuang-buang waktu dan anggaran.
Jatim
Jum'at, 30 September 2016 - 09:34 wib/div>
Sejak 2010 hingga 2015, suaminya kerap mengadakan pertemuan bersama Dimas Kanjeng dan para pengikutnya di rumahnya.
Nasional
Jum'at, 30 September 2016 - 06:48 wib
Mereka mempertaruhkan berbagai hal untuk secara cepat melipatgandakan materi yang mereka miliki.
Nasional
Kamis, 29 September 2016 - 16:42 wib
LP di Bareskrim 20 Februari 2016. Dari hasil pemeriksaan saksi dan tersangka, ada keterkaitan LP dengan kasus pembunuhan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar