Senin, 14 November 2016

PR Pemerintah, Bebaskan Indonesia dari Segala Bentuk Ancaman Teror

Selengkapnya baca di sini.

Minggu, 13 November 2016, warga Sengkotek, dikagetkan dengan suara ledakan di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. Ledakan diduga berasal dari sebuah tas yang berisi bom molotov, yang menyebabkan 4 balita mengalami luka-luka. Kepolisian setempat langsung bertindak cepat dan membekuk pelaku. Artikel yang berkaitan dengan Bom Samarinda, dapat anda simak di bawah ini.

Nasional
Senin, 14 November 2016 - 13:32 wib
Bangsa Indonesia dinilai belum sepenuhnya bebas dari ancaman teror.
Nasional
Senin, 14 November 2016 - 12:43 wib
Lima pelaku bom Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, sudah ditangkap.
Nasional
Senin, 14 November 2016 - 12:25 wib
J diketahui adalah residivis kasus yang sama dan berada di jaringan Pepi.
Nasional
Senin, 14 November 2016 - 11:48 wib
Boy menerangkan, dalam kasus tersebut Polresta Samarinda telah mengamankan dan masih memeriksa 15 orang sebagai saksi pengeboman.
Nasional
Senin, 14 November 2016 - 07:14 wib
Pelaku tersebut harus diberikan hukuman berat jika memang dalam proses penyelidikan polisi dinyatakan bersalah atas kasus teror itu.
Nasional
Senin, 14 November 2016 - 02:36 wib
Jokowi memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut tuntas kasus pelemparan bom di Samarinda.
Nusantara
Minggu, 13 November 2016 - 23:16 wib
Agus Rianto mengatakan, pelaku ledakan di depan Gereja Oikumene, Samarinda adalah mantan narapidana.
Nasional
Senin, 14 November 2016 - 13:57 wib/div>
Pelaku peledakan bom rakitan di Gereja Oikumene, pada Minggu 13 November 2016, belajar merakit bom di Aceh pada 2009_2011.
Nasional
Minggu, 13 November 2016 - 16:10 wib
Polisi berhasil menangkap pelaku pelemparan bom molotov di depan gereja di Samarinda. Pelaku diketahui berinisial J (32).
Nasional
Senin, 14 November 2016 - 10:58 wib
Pasca-ledakan bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Polri menetapakan pelaku sebagai tersangka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar